Hujan di Surakarta
Lamunan kerut wajahnya
Menunggu kedatangannya
Hampir sewindu. Bahkan
Batas waktu sewindupun
Tak bertemu
Bukan cobaan lagi
Ini tentang ingkar janji
Tapi tak selamanya pergi
Penanti ini teguh berdiri
Aromanya tiba-tiba kembali
Membuat hidung seakan berimajinasi
Ya, dia datang kesini
Ciuman mesranya menabrak kerinduannya
Bermesraan ria di ujung harapan kembalinya
Melihat air dan tanah mesra kembali.
Ya kembali.
Selamat datang kembali.
Hujan di Surakarta
Adit - 7:11:18